Senin, 16 Desember 2013

Bersyukur, Pasrah

Hai ketemu lagi dengan blog yang sudah lama tidak ditulis.

Ya blog ini untuk teman teman calon ayah atau ibu yang sampai sekarang mengharapkan kehadiran anak. Saya sebagai salah satunya berusaha membantu untuk saling menguatkan dengan hal hal yang saya alami sampai sekarang

Menginjak bulan agustus 2013 ini. Kami masih belum dikaruniai anak. Dan kami hanya berharap.

Saya sudah bisa belajar untuk pasrah. Ketika mendengar setiap bulan, istri mengabarkan bila masih mesntruasi dan bila mendengar berita kehamilan atau kelahiran dari rekan atau saudara atau siapapun yang saya kenal. Saya tanggapi dengan gembira.

Namun istri masih belum bisa menerima seperti saya. Dan ketika pada saat down. Maka istri akan menangis. Well, susah yah kalau begini terus.

Pada tanggal 14 agustus dari Pertengahan agustus ini, diagnosa dari dokter mengatakan ada polip lagi, namun dokter membutuhkan kepastian dengan melakukan USG pada keesokan harinya.
Mendengar diagnosa itu. Istri menahan tangis dan ketika selesai dari dokter, maka istri menangis di mobil.

Saya berusaha menenangkan dengan mengatakan bahwa Tuhan itu baik dan tidak akan pernah meninggalkan anakNya. Ada perasaan tidak enak di hati, namun saya mau bemar benar pasrah kepada Tuhan. Dan pas di hari iSG saya harus ke jakarta untuk meeting. Sehingga saya meminta tolong kepada orangtua untuk mengantarkan istri kepada dokter kembali.

Malam itu kami ke rumah orangtua kami untuk menginformasikan berita ini. Dan bersyukur orangtua yang selalu mendukung dan mengingatkan juga kepada kami karena kami pernah menjalani ini dulu pada saat kuret polip tahun lalu.

Hari berikutnya istri ke dokter dan ditemani oleh orangtua dan adik cewek saya. Dan memang bisa disaksikan bahwa Tuhan itu baik. Posisi polip tidak meganggu area rahim. Dan sel telur bagus.

Jika bukan karena campur tangan Tuhan, maka semua akan dibuat indah pada waktunya. Jadi dari pelajaran ini. Sudah pasrah aja deh ama Tuhan. Kita terus berdoa dan bergumul bersama dengan Tuhan

Saya teringat sebuah cerita sharing bahwa ketika kita terus pasrah dan berdoa kepada Tuhan bahwa Tuhan mempersiapkan sesuatu untuk kita. Dan Tuhan senang ketika kita datang kepada DIA.

Harapan tidak akan pernah hilang. Saya tidak tahu kapan istri bisa hamil. Namun yang pasti kamj selalu menyelipkan doa untuk calon anak kami dan memanggil nama calon anak kami. Francesco bila laki laki dan Yuka bila perempuan. :)

Jadi tetap semangat ya...

Janganlah menyerah dalam menjalani kehidupan ini, karena ada keajaiban yang tidak terdug.

Minggu, 20 Januari 2013

Kapan yah ?

Sudah hampir 3,5 bulan sesudah operasi polip leher rahim istri. Namun sampai sekarang masih belum ada kabar baik yang datang. dan dokter akan memeriksa kembali apakah ada yang terganggu di saluran (Note : Gak tau sih maksudnya saluran apa ? :) ) bila sampai dengan saat ini masih belum hamil.

Sudah Januari 2013, dan dengan harapan bahwa dalam bulan kedepan ini sudah ada berita kehamilan. Beberapa teman kantor menguatkan melalui sharingnya. Dan mengatakan sudah jangan stress, dan jangan dipikirin. Kalau stress tambah gak jadi. Berdua harus saling relax dan jangan stress.

Beberapa teman yang juga tidak dalam waktu cepat ( lebih dari 2 tahun) baru memiliki anak pertama, juga menginformasikan hal yang sama. Dibuat santai. Dan pasrah aja total sama Tuhan. Nah pas pasrah-pasrahnya itu akhirnya ada berita kehamilan.

Sungguh senang bila hal itu terjadi, tapi kita seringnya yah menanyakan ke Tuhan kapan Tuhan. Memang proses ini tidak segampang kalau kita ujian tulis pada waktu sekolah. Kalau udah belajar ngoyo dan berhasil di ujian pasti kita dapat menerima hasil yang bagus. Dan bila gak belajar, ya pasti dapat nilainya gak bagus (Tapi kalo udah nguasai pelajarannya, gak belajar ya bisa aja dapat bagus. :) ).

Semakin dipikir semakin stress, lihat orangtua yang megang balita, ada perasaan sedih, lihat berita kalau ada orangtua yang menelantarkan anaknya, marah dan nggrundel itu orang niat gak sih punya anak. Kita ini udah berusaha susah dapat anak, eh dia punya anak ditelantarin aja. Oh Tuhan, jika Engkau bisa kasih cuplikan gitu kapan kami bisa punya anak, pasti senang ya.... seperti trailer film. COMING SOON .

Tapi namanya kita manusia harus berdoa dan tidak boleh putus asa berharap. menanti COMING SOON itu. Jadi calon papa ini juga susah lho. Mentalnya harus kuat banget. Ya syukur sampai sekarang kami dilatih dengan ngurus keponakan jadi bisa mengerti tentang mengurus anak.

Tetap berdoa untuk mendapat kabar baik itu. Karena percaya bahwa Tuhan itu baik dan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Amen.