Hai ketemu lagi dengan blog yang sudah lama tidak ditulis.
Ya blog ini untuk teman teman calon ayah atau ibu yang sampai sekarang mengharapkan kehadiran anak. Saya sebagai salah satunya berusaha membantu untuk saling menguatkan dengan hal hal yang saya alami sampai sekarang
Menginjak bulan agustus 2013 ini. Kami masih belum dikaruniai anak. Dan kami hanya berharap.
Saya sudah bisa belajar untuk pasrah. Ketika mendengar setiap bulan, istri mengabarkan bila masih mesntruasi dan bila mendengar berita kehamilan atau kelahiran dari rekan atau saudara atau siapapun yang saya kenal. Saya tanggapi dengan gembira.
Namun istri masih belum bisa menerima seperti saya. Dan ketika pada saat down. Maka istri akan menangis. Well, susah yah kalau begini terus.
Pada tanggal 14 agustus dari Pertengahan agustus ini, diagnosa dari dokter mengatakan ada polip lagi, namun dokter membutuhkan kepastian dengan melakukan USG pada keesokan harinya.
Mendengar diagnosa itu. Istri menahan tangis dan ketika selesai dari dokter, maka istri menangis di mobil.
Saya berusaha menenangkan dengan mengatakan bahwa Tuhan itu baik dan tidak akan pernah meninggalkan anakNya. Ada perasaan tidak enak di hati, namun saya mau bemar benar pasrah kepada Tuhan. Dan pas di hari iSG saya harus ke jakarta untuk meeting. Sehingga saya meminta tolong kepada orangtua untuk mengantarkan istri kepada dokter kembali.
Malam itu kami ke rumah orangtua kami untuk menginformasikan berita ini. Dan bersyukur orangtua yang selalu mendukung dan mengingatkan juga kepada kami karena kami pernah menjalani ini dulu pada saat kuret polip tahun lalu.
Hari berikutnya istri ke dokter dan ditemani oleh orangtua dan adik cewek saya. Dan memang bisa disaksikan bahwa Tuhan itu baik. Posisi polip tidak meganggu area rahim. Dan sel telur bagus.
Jika bukan karena campur tangan Tuhan, maka semua akan dibuat indah pada waktunya. Jadi dari pelajaran ini. Sudah pasrah aja deh ama Tuhan. Kita terus berdoa dan bergumul bersama dengan Tuhan
Saya teringat sebuah cerita sharing bahwa ketika kita terus pasrah dan berdoa kepada Tuhan bahwa Tuhan mempersiapkan sesuatu untuk kita. Dan Tuhan senang ketika kita datang kepada DIA.
Harapan tidak akan pernah hilang. Saya tidak tahu kapan istri bisa hamil. Namun yang pasti kamj selalu menyelipkan doa untuk calon anak kami dan memanggil nama calon anak kami. Francesco bila laki laki dan Yuka bila perempuan. :)
Jadi tetap semangat ya...
Janganlah menyerah dalam menjalani kehidupan ini, karena ada keajaiban yang tidak terdug.