Halo semuanya,
Papa Yudhi kembali lagi untuk menulis perihal GERD.
Apakah GERD masih ada ? Masih ada, tapi sekarang sudah bersahabat. Sahabat kental 😆. Sehingga bisa tahu tanda-tandanya, dan gejala yang muncul dan mengatasinya bagaimana.
Dan di lingkungan sekitar pun, banyak keluarga dan teman-teman yang mengalami gejala yang sama akibat GERD ini. Kakak saya yang di tinggal Bali juga terkena GERD, jadi kami punya kebiasaan kalau sudah kumat GERDnya langsung berkabar. Ya untuk saling menguatkan.
Hal yang saya lakukan dalam 1 tahun terakhir ini adalah :
1. Berusaha tidak mengkonsumsi obat kimiawi bila tidak perlu. Apabila kumat pun, yang saya lakukan cuma minum air putih. Kemudian berusaha menenangkan diri, bila memang sudah parah baru minum obat.
2. Berusaha mencari akar permasalahannya. Biasanya kalau tanda-tandanya sudah muncul, dan lebih sering gara-gara kepikiran, atau stress. Langsung take break sebentar, kemudian menenangkan diri. Ya dengan mendengarkan lagu, atau chatting ke keluarga/teman.
3. Sudah mendapatkan data makanan-makanan apa saja yang langsung akan mentrigger GERD berdasarkan pengalaman, diantaranya adalah : Mie Instan Cup ala Pop Mie, wah itu sudah Big NO. Kalau sambel sih no problem sampai saat ini.
4. Olahraga rutin. Ini yang penting, jadi 1 hari menyediakan. MENYEDIAKAN yaaaa... dan NIAT olahraga selama 30 menit.
5. Kurangi gula, ya mencoba utk lebih sehat.
Nah itu saja sih. dan memang lebih enteng kalau kita bersahabat sama GERD ini.
Salam