Selasa, 21 Maret 2023

GERD - Perjalanan 8 Tahun - 2023 Edition

 Halo semuanya,

Papa Yudhi kembali lagi untuk menulis perihal GERD.

Apakah GERD masih ada ? Masih ada, tapi sekarang sudah bersahabat. Sahabat kental 😆. Sehingga bisa tahu tanda-tandanya, dan gejala yang muncul dan mengatasinya bagaimana.

Dan di lingkungan sekitar pun, banyak keluarga dan teman-teman yang mengalami gejala yang sama akibat GERD ini. Kakak saya yang di tinggal Bali juga terkena GERD, jadi kami punya kebiasaan kalau sudah kumat GERDnya langsung berkabar. Ya untuk saling menguatkan.

Hal yang saya lakukan dalam 1 tahun terakhir ini adalah :

1. Berusaha tidak mengkonsumsi obat kimiawi bila tidak perlu. Apabila kumat pun, yang saya lakukan cuma minum air putih. Kemudian berusaha menenangkan diri, bila memang sudah parah baru minum obat.

2. Berusaha mencari akar permasalahannya. Biasanya kalau tanda-tandanya sudah muncul, dan lebih sering gara-gara kepikiran, atau stress. Langsung take break sebentar, kemudian menenangkan diri. Ya dengan mendengarkan lagu, atau chatting ke keluarga/teman.

3. Sudah mendapatkan data makanan-makanan apa saja yang langsung akan mentrigger GERD berdasarkan pengalaman, diantaranya adalah : Mie Instan Cup ala Pop Mie, wah itu sudah Big NO. Kalau sambel sih no problem sampai saat ini. 

4. Olahraga rutin. Ini yang penting, jadi 1 hari menyediakan. MENYEDIAKAN yaaaa... dan NIAT olahraga selama 30 menit. 

5. Kurangi gula, ya mencoba utk lebih sehat.

Nah itu saja sih. dan memang lebih enteng kalau kita bersahabat sama GERD ini. 

Salam

Minggu, 14 Januari 2018

GERD -PERJALANAN HAMPIR 2 TAHUN-

Update Ini saya Tulis per tanggal 14 Januari 2018

Bila saudara bertanya-tanya bagaimana kabar saya dalam menjalani kehidupan bersama dengan GERD ini sampai sekarang ? Kondisi saya baik dan sehat. GERD masih bersama dengan saya, dan saya menjalani nya dengan penuh rasa syukur. Berat badan saya yang turun lebih dari 10 kg, kembali lagi secara bertahap dan saya naik 5 kg. :)

Di tahun 2018 GERD ini saya alami hampir 2 tahun, dan bila ditanyakan apakah bisa sembuh ? Saya agak ragu menjawabnya. Namun saya mencari bagaimana efek GERD ini tidak terlalu muncul setiap saat. Tapi kalau muncul, bagaimana bisa supaya segera hilang efeknya. Itu saja.

Jadi yang menyebabkan sering muncul apa sih ?

STRESS

Nah ini, yang bisa di manage, dan meski sudah dimanage dengan baik. Entah kenapa ya kadang , gejala GERD itu muncul juga. Ya kalau itu muncul, ya sudahlah, mau diapain lagi. Dijalani saja dengan baik.

PEDAS

Karena sudah jatuh hati dengan bumbu PEDAS ini, ya bagaimana juga ya efeknya bila memang sudah makanan pedas, ya harus ditanggung. Memang saya makan makanan pedas tapi tidak sampai ekstrim banget. Seperti Mie Goreng dengan cabe 100, atau makan ayam goreng punya Rich***se yang Level 5. Pedasnya paling cabe satu atau dua saja, dan saya berikan jeda juga.Tidak tiap saat makan pedas. Jadi kalau sudah makan pedas pagi hari, ya baru dua atau tiga hari saya berani makan lagi. Males kan kalau gejala GERDnya kambuh tiap hari.. 

Itupun juga kalau saya makan pedas hari ini, besoknya (biasanya pagi) kumatnya. 

LEMAK

Ya hampir sama ini kasusnya dengan makanan PEDAS yang saya utarakan di atas.

Sehingga menurut saya 3 hal utama itu yang menyebabkan saya kambuh kambuhan juga. Terus apa yang saya lakukan dalam membuat badan saya prima.

OLAHRAGA
Olahraga masih saya lakukan setiap hari, berjalan kaki atau berlari keliling komplek selama 30 menit.
Mungkin perlu tambahan sepertinya jamnya....

SUGESTI
saya mensugesti tubuh saya bahwa kondisi saya tidak apa-apa. 

Nah itu saja yang bisa saya bagikan sekarang ini, tentang kondisi saya. Semoga teman-teman yang diluar sana yang membaca blog saya ini tidak patah arang bila terkena GERD dan tetap mensyukuri apa yang ada. 

Oh ya, beberapa teman saya di kantor dan adik ipar saya juga mengalami GERD juga, dan saya berpikir wah banyak juga sekarang yang terkena GERD. Sering saya dijadikan tempat konsultasi, namun yang paling saya suka yaitu ketika saya bisa tertawa ketika saya menceritakan kumat kumat-an saya kepada teman teman itu. Dan mereka juga bisa tertawa dengan penyakit GERD ini.

Gak usah dipikirn macam-macam, cuma lambung kita yang agak lemah kok. :)

Salam sehat




 


Minggu, 22 Januari 2017

Telinga Berdengung, efek GERD kah ?

TELINGA BERDENGUNG, EFEK GERD -kah ?

22 JANUARI 2017

Halo saudara sekalian, bagaimana kabarnya semua ?
Semoga dalam kondisi yang sehat dan baik. :) 

Saya mau share sedikit tentang telinga berdengung. Dan telinga berdengung ini seperti suara jangkrik di sisi kiri telinga saya, kadang terdengar dan kadang tidak. Tergantung dari kondisi stress dan lain lain.

Saya tidak bisa memastikan apakah ini termasuk efek GERD, namun dari artikel yang saya baca dan arahan dari dokter spesialis dalam saya mengatakan itu bisa terjadi. 

Jadi ceritanya dimulai bulan November 2016 lalu, setelah perjalanan saya ke Korea Selatan, (Negara yang bagus dan budayanya sangat menarik, apalagi makanannya.... ) Sepulang dari perjalanan itu, pada saat di kantor, saya merasa tiba tiba telinga kiri saya berdengung.... seperti suara jangkrik namun volumenya kecil sekali seperti bunyi "ngiiiiiinngggg", dan anehnya ini tidak hilang.

Saya sempat panik, waduh apa lagi ini. Dan baru 3 hari kemudian saya memeriksakan diri saya ke dokter THT pada hari Sabtu, dan dari dokter didiagnosa bahwa kemungkinan bisa jadi karena efek flu atau terlalu keras mengeluarkan ingus. Telinga berdengung ini bahasa medisnya adalah Tinnitus. Dan diberikan obat tetes telinga dan obat minum... saya lupa namanya. Dan bila dalam 3 hari tidak ada perubahan, saya diminta kontrol kembali.

Obat saya minum dan pakai selama 3 hari, namun masih belum ada perkembangan berarti, saya kembali ke dokter THT (lain.....) untuk mengetahui apakah diagnosanya beda. Dokter kali ini memberikan informasi bahwa secara fisik tidak ada masalah. Dan saya diminta untuk melakukan XRAY untuk mengetahui apakah ada gangguan sinus dan tes suara.

Syukur dari hasil tersebut, saya tidak mengalami Sinus dan dari tes suara, pendengaran saya melemah di ukuran 6000 db, dan dokter memberikan saya obat untuk mengurangi suara ngiiing ini. Dan saya mencoba minum selama hampir 7 hari, namun masih belum ada efeknya sampai sekarang. Dokter menyarankan saya untuk sementara membatasi penggunaan headset atau earphone dan tidak menyetel volume yang cukup keras, sayang telinganya. 

Saya hampir putus asa dengan hal ini, karena hampir 1 bulan dari November belum ada perkembangan namun anehnya kadang suara ini bila saya sedang asyik bekerja atau beraktifitas seringkali tidak merasakan hal ini..

Jadi ketika saya berkonsultasi dengan dokter spesialis dalam saya, dan menginformasikan bahwa telinga berdenging itu wajar bila hasilnya tidak apa-apa. Saya sedikit lega... 

Dan dinikmati saja deh.

#GERD




Senin, 10 Oktober 2016

BE POSITIVE -GERD-

Senin, 10 Oktober 2016

Halo saudara,
Apa yang saya rasakan sekarang..... ?
Sebagai penderita GERD, mungkin banyak hal yang kita rasakan dalam 1 hari. Saya pernah sharingkan apa yang saya alami dalam 1 hari, silakan dapat membaca dalam post saya sebelumnya.

Setiap hari pasti ada yang kita rasakan gejala - gejala GERD, baik yang diakibatkan oleh psikosomatis atau secara fisik. Dan hal ini sering mengganggu pikiran kita, kenapa sih penyakit ini, kok tidak sembuh sembuh, padahal sudah upaya banyak untuk menjaga kesehatan lambung kita dengan baik.

Nah, saya coba sharingkan satu hal yang menarik, yakni hal positif yang terjadi karena GERD ini. 

1. BERSYUKUR
    Sudah deh. Gak usah dipikirin dalam dalam. Kenapa kok bisa kena penyakit ini. Ya karena tindakan kita yang lalu yang tidak jaga kesehatan dengan baik. TITIK. Dan itupun tidak bisa merubah apa yang sudah terjadi. 
     Belajar ikhlas atau menghitung apa yang sudah Tuhan beri. Pertama tama susah memang. Namun ada waktunya untuk bangkit kan. Nah ini saatnya. Syukurilah kalau saudara terkena dan dengan sadar mengakui kalau pola kesehatan yang lalu mungkin tidak benar menjalankan. Dan jalani untuk kehidupan yang lebih sehat.
      
2. POLA YANG LEBIH SEHAT
    Terus terang dengan penyakit ini, saya belajar memilah-milah makanan yang saya makan. Ya karena tidak mau tersiksa sih nantinya. Menjauhi pantangan.

3. SHARING
    Hal yang paling menyenangkan menurut saya, adalah menceritakan tentang kisah GERD ini kepada orang lain, yang tujuannya adalah supaya orang lain tidak terkena hal yang sama dengan kita. Dan apabila ada yang kebetulan memiliki penyakit yang sama dengan kita, kita makin senang karena bisa saling mensupport, dan menanyakan gejala  gejala yang mungkin kita rasakan tapi orang lain tidak merasakan.
    Akibat sering cerita ini, maka teman teman kantor sering tanya, kalau perut sisi kiri sakit, kemudian kembung, dan lain lain, maka saya bisa sedikitnya mengetahui bahwa ini ulah asam lambung.

Dan menurut saya banyak sekali hal yang terjadi yang bisa kita ambil sisi positifnya. Dan perlu diingat bahwa kita harusnya BERSAHABAT dengan penyakit GERD ini, dan berdoa apabila Tuhan mengijinkan kesembuhan terjadi, maka penyakit ini bisa sembuh selama kita bersedia untuk menjaga kehidupan kita.

Selamat menikmati hari dengan SEMANGAT baru dan POSITIVE THINKING

Kamis, 18 Agustus 2016

GERD - POLA HIDUP JULI -

Hai saudara saudara,

Apa kabar ? Semoga selalu sehat dan tetap semangat. Kali ini saya mau melakukan update apa yang saya lakukan selama bulan Juli sampai dengan Agustus 2016 ini.

Untuk GERD ya bisa dikatakan saya masih sering terjadi gejal gejala yang saya utarakan di bulan Juli kemarin, belum bisa dikatakan membaik, namun mengarah ke lebih baik.

Adapun hal-hal yang saya lakukan dalam 1 bulan ini saya coba ceritakan :

A. OLAHRAGA

Setiap hari jam 04.30 WIB untuk dapat melakukan olahraga ringan, yakni jalan kaki keliling komplek rumah selama 30 menit. Syukur dengan memiliki Smartphone, kita bisa punya data yang baik untuk riwayat jalan saya. Sehari-hari saya menempuh 2,75 km dengan kalori yang terbakar sekitar 260 kkal.

Memang ini awalnya membuat tersiksa, karena subuh-subuh harus bangun lebih awal, olahraga. Diluar masih gelap gulita, sudah jalan keliling. Namun saya mau melakoninya ya supaya ingin lebih sehat lagi, dan sebisa mungkin gejala GERD makin berkurang. Apabila memang pagi hari berhalangan, karena hujan atau kecapekan. Sebisa mungkin sorenya masih bisa olahraga (Catatan : Bila Sabtu atau Minggu, kalau hari kerja.... ya bolos olahraga deh karena capek)

Saya lakukan hal setiap hari... dan efeknya lebih segar di saat kerja, dan jam tidur menjadi lebih cepat. Jam 2130 sampai jam 2200 sudah mengantuk dan ingin tidur.

B. MAKANAN 

CUKA APEL
Saya mencoba minum campuran 1 sdm cuka apel dan 1 sdm madu dengan segelas air hangat setiap hari. Saya menggunakan BRAAG APPLE VINEGAR dari Amerika yang ada dijual di Supermarket Import, ya memang harganya mahal dibandingkan dengan cuka Apel biasa, namun patut dicoba untuk kesembuhan.

Setelah minum, efeknya apa ? efek pertama kali ketika meminum adalah dada kok terasa sesak, pengen sendawa terus, jadi terasa kok malah membuat jadi parah. Namun saya berdoa, bila Tuhan ijinkan terapi cuka apel ini menjadi salah satu media kesembuhan, biarlah saya menjadi lebih baik. Dan memang saya sudah mengkonsumsi 1 bulan, tubuh saya bisa menerima hal ini. Dan bila saudara mencoba silakan dilihat dulu, karena tubuh kita berbeda, sehingga hasilnya bisa berbeda.

SAYUR & BUAH

Jumlah sayur dan buah yang saya konsumsi diperbanyak, dan porsi daging menjadi lebih sedikit. Sebisa mungkin dalam 1 hari saya harus makan buah dan sayur. Sebisa mungkin memasak sendiri sayur, dan biasanya saya rebus atau kukus 1 menit kemudian saya buat cah.. seperti kailan, sawi, dsb. Cukup menggunakan bawang putih, garam secukupnya, dan minyak zaitun.

Untuk buah saya menghindari buah buahan yang asam, seperti jeruk. Untuk buah yang asam seperti kiwi, anggur, dan yang lain saya tidak makan, takut kalau kumat nih. Nah bagaimana dengan lemon ? Lemon yang diperas katanya dapat membantu penurunan asam lambung karena zat basa. Saya sudah pernah coba perasan lemon dicampur dengan air hangat atau minum air dengan lemon. Dan efeknya..... tetap ada (kumat asam lambungnya). Saya pernah membaca di artikel luar negeri, bahwa lemon pun tetap asam. Jadi dihindari saja. Berhubung tubuh tidak bisa kompromi dengan lemon dan sejenisnya. Ya sudah dilewatkan saja buah ini.

KEJU & COKLAT & BERLEMAK

Kombinasi yang enak ini saya coba untuk kurangi habis habisan, dan susah banget.... soalnya agak susah cari yang benar benar gak ada keju dan coklat di biskuit, kue. Ya memang untuk supaya mencegah makan sedikit namun teratur seringkali makanan seperti kue, crackers dsb itu yang paling cepat dan siap.

Saya mencoba mengganti dengan makan semacam fruitbar atau roti marie regal itu, cuma konsumsinya cukup 1 potong atau 3 pc roti marie regal. Sebisa mungkin ngemil buah, tapi kalau terpaksa ya makan fruitbar itu.

Untuk jenis jenis kue atau tart yang manis, atau eskirim saya hindari habis habisan. dan masih bisa menahan diri untuk tidak tergoda.

GORENGAN

Apabila harus makan gorengan, saya upayakan tidak makan gorengan dahulu. Seperti pastel goreng, ote ote dan sebagainya. Kalau memang mau makan gorengan saya memilih untuk menggoreng sendiri, misalnya ayam goreng atau apapun itu. Memang bila kondisi TERPAKSA, dan NGEBET. Biasanya kalo edisi NGEBET ini yang bikin susah, karena sudah pengen banget. baru akhirnya makan, dengan resiko kalau kumat ya salah sendiri.

Untuk minyak yang saya gunakan, bila memang deep fried saya akan pakai minyak sawit, dan maksimal 2 kali gorengan, kemudian saya buang. Dan setelah itu menggunakan kertas penyerap minyak untuk menyerap minyak. Nah kan jadi ribet kan kalau menggoreng. Bila untuk menumis, saya akan menggunakan minyak zaitun yang extra virgin olive oil. Bedanya apa extra virgin olive oil dengan olive oil lainnya. Dari artikel di Internet extra virgin olive oil itu hasil penyaringan pertama dari pengolahan olive oil, dan lebih baik. Tapi terserah selera saudara menggunakan yang mana.

DAGING AYAM & DAGING SAPI, IKAN AIR TAWAR & SEAFOOD

Untuk daging, saya berusaha untuk mengurangi, terutama untuk daging merah dan seafood. Untuk seafood, jenis udang, kepiting, cumi cumi sudah saya tinggalkan. untuk pilihan ikan, masih pilih pilih, bila Salmon masih saya makan, namun dalam 1 bulan ini saya belum makan salmon. Ikan dory masih saya makan, dan tidak berefek buruk kepada lambung.

Untuk daging merah, saya usahakan bila ada pilihan lain saya tidak makan daging merah (sapi, kambing, dsb). Dan makan soto daging benar benar saya stop total. Bila saya makan kemarin ini cuma pas acara ulang tahun saya, makan steak tenderloin. Setelah itu mandeg (berhenti) , untuk jangka waktu yang lama.

Daging ayam, saya usahakan makan pilihan dada ayam. Dan sebisa mungkin dimasak sendiri dengan grill. dan menghindari gorengan.

Untuk pilihan ikan air tawar, saya pernah memakan gurami tim kecap, dan hasilnya baik baik saja.

PEDAS

ini salah satu kelemahan saya, kadang kadang bila edisi ngebet, ya akhirnya makan sambal pedas. Namun saya coba kendalikan, yakni sedikit saja, dan apabila sudah makan sambal di 1 hari, maka saya berikan jarak agak jauh untuk tidak makan sambal lagi. Namun ya jujur saja, kadang 2 hari berturut turut makan/mencicipi sambal atau makanan yang pedas. ya kembali lagi, efeknya pasti ada, cuma tidak parah.

D. OBAT

Saya menjalani terapi obat Ranitidine, 1 hari 2 kali yakni pagi dan malam dengan teratur. dan memang meski minum obat, bila namanya makanan dan tubuh tidak dijaga, ya tetap bisa kumat.

C. STRESS

ini yang bikin deg deg seer tiap kali, karena bila stress , maka kerasa tidak kerasa, pasti ada efek di asam lambung, terus terang saya agak susah mengelola stress ini. Saya berupaya untuk meyakinkan diri sendiri bahwa tetap tenang, tapi namanya pikiran masih jalan sehingga ya.... ada efeknya asam lambung. Upaya terakhir saya selalu dengan doa kepada Tuhan untuk diberikan hikmah dalam menjalani kehidupan dan permasalahan yang ada dan terjadi.

Untuk mencegah stress ini saya berupaya untuk lebih menjalani kehidupan dengan syukur dan kepala dingin. Dan berusaha untuk lebih tertawa, memberikan kejutan kejutan kecil yang membuat orang senang, berupaya untuk lebih senang. Karena hati yang senang adalah obat. Dan implikasinya asam lambung jadi semakin berkurang. Amin

Nah sekilas hal yang saya lakukan selama 1 bulan ini, dan kejadian menarik adalah ketika saya melakukan posting ini di google plus saya, eh saya dikontak teman komunitas saya di Bali, bahwa dia juga mengalami hal yang sama yakni GERD, dan baru saja sekitar bulan Mei terjadinya kejadian GERD ini.

Saya senang karena bisa saling sharing dan menguatkan serta berbagi tips. Dan harapan saya, saya juga belajar dari saudara apabila ada tips tips yang baik sehingga gejala GERD ini semakin berkurang. Semoga semua makin sehat.

Dan saya semakin lama semakin menjalani kehidupan yang sehat ini sangat penting. Saya juga baru saja melakukan check darah lengkap, dan kolesterol serta asam urat saya diatas batas normal, ini yang sedang saya kejar untuk bisa kembali ke batas normal. Dan cek ECG terakhir masih baik dan normal.

Untuk berat badan masih tetap di 88 kg, dan masih belum turun. :)

Terimakasih bro Rai atas supportnya . :)

#GERD


Rabu, 06 Juli 2016

GERD -ADA APA DENGAN SAYA ?-

Rabu,
6 Juli 2016

Tulisan ini saya mau dedikasikan untuk saya sendiri dan saudara-saudara diluar sana yang kadang merasa Gelisah dan Cemas dan merasa Sendiri.

Kenapa penyakit GERD ini terjadi di kehidupan kita.

Satu hal yang disadari atau tidak. Kondisi ini terjadi salah satu faktornya akibat gaya hidup kita yang mungkin sembrono dalam menjaga pola makan atau pola kesehatan tubuh kita.

Jadi mari kita bahas beberapa pertanyaan yang saya sering tanyakan diri sendiri. Saya mau share ini dengan gaya Suroboyo-an dan sedikit serius dan guyonan. (Biar bisa selalu tersenyum 😆 dan tidak STRESS)

Kenapa GERD bisa menimpa saya?

Ya bisa, namanya juga penyakit. Ingat nggak cara hidupnya bagaimana. Olahraga sering nggak.... jarang jarang juga kan.... lihat makannya makan apa saja? Gorengan, yang berkeju dan coklat bertaburan dimana mana. Apalagi kalau soto daging jeroan atau coto makassar. Wuduuuh enak banget daaaah..

Pedasnya sambal. Selalu bergelora di dalam lidah. Dan asemnya dan enaknya tom yam soup.

Buah ? Kelihatannya jarang deh dimakan. Ya kalau ada dan suka saja. Kalau durian atau jus alpukat sih oke saja. Langsung LAAAP dimakan.

Jadi saudara..... ini sudah kejadian. Sudah TERJADI. Jadikanlah suatu PELAJARAN untuk membuat kehidupan kesehatan kita lebih baik.

Yang belum olahraga. Marilah berolahraga tiap hari. Saya sendiri usahakan setiap pagi. Berjalan kaki keliling komplek kurang lebih 10 menit ( itu 0,8 km)

Yang gak suka makan buah dan sayur. Yuk tiap hari makan buah dan sayur. Paling enggak kalau makan ada sayurnya.

Yang suka makan keju dan coklat ataupun yang berlemak. Ayo dikurangi deh... boleh dimakan cuma porsinya dikurangi... lebih baik gejala tidak muncul kaaan. Daripada susah belakangan.

Yang doyan makan pedaaaaasssss... ayok di STOP dahulu. Saya doyan buuuuanget makan pedas. Nomer satu. Kalau gak pedas gak afdol. Makan mie level yg paling pedes. Makan ayam goreng (fried chicken) yang pedas. Akhirnya saya hentikan TOTAL dahulu.
Baru setelah 3 bulan baru berani mencoba lagi, namun porsinya sediiiikiit banget dan enggak sering sering.

Yang merokok dan mengopi. STOP juga. Saya tidak merokok dan bukan penggemar kopi juga. Kopi saya yang model sachet dan instan, dan diminum pas waktu mengantuk saja. Jadi buat hal ini saya tidak terlalu sulit sih.

GERD bisa sembuh gak sih ?

Ini pertanyaaan agak susah juga ya. Jujur saja kalau dari dokter saya infokan.

" Ya ini penyakit bisa kambuh kalau tidak menjaga pola makan dan kesehatan, jadi lebih baik BERSAHABAT dengannya. Dan tubuh kamu baik saja, hanya lambungnya yang kurang baik", kata dokter.

Saya setuju dengan hal ini, dan membuat sedikit rasa plong dan menerima penyakit ini dengan rasa syukur. Toh daripada dipikirin, ntar jadi gelisah, cemas.dan PANIC ATTACK terjadi.

Apabila ada saudara yang sudah sembuh, saudara patut bersyukur dan saudara bisa sharekan tipsnya apa sehingga saudara yang mau sembuh bisa terpacu untuk sembuh. Dan yang pasti saudara yang sembuh pasti memiliki disiplin yang kuat dalam menjaga pola makan dan kesehatannya. Karena saya juga tidak disiplin banget. 😥

Apabila saudara yang masih dalam proses PENYEMBUHAN dan PEMBELAJARAN. Yuk tetap semangat. Jangan putus asa. Memang susah, memang kadang kadang pengen berhenti, memang penuh derita. Tapi hidup harus dijalani kan...... dan ada saudara yang lain yang juga mengalami hal yang sama.

Kok susah ya dapat info yang jelas soal GERD di internet ?

Nah ini, saya mengalami hal yang sama. Karena yang saya baca di internet pembahasan hanya sepintas saja gejala,cara pengobatan, dan penanggulangan.

Seingat saya ada grup di facebook perihal GERD ANXIETY INDONESIA. Saya sih belum bergabung. Cuma saudara bisa bergabung karena disitu ada wadahnya untuk saudara yang saling share soal GERD ini.

Saya belum dapat jurnal kesehatan di luar negeri soal GERD ini juga. Pengen tahu juga sih pengobatan dan penanggulangan GERD diluar negeri seperti apa. ☺

Saya menulis blog ini paling tidak ada hal hal yang bisa membantu dalam menginformasikan GERD ini

Pengobatan kimia atau herbal yang bisa cepat ?

Saya agak susah jawab. Karena bukan latar belakang medis.

Pengalaman Saya konsumsi obat kimiawi. Ranitidine. Yang saya minum bila diperlukan saja, bila gejala timbul. Dan bisa 1 hari cuma minum 1 pc ranitidine dan paling banyak 3  pc dalam 1 hari.

Kalau secara herbal. Ya saya minum madu dan minyak zaitun di pagi hari 1 sendok makan tiap hari.

Minum temulawak (instan) juga jarang jarang.

Minum suplemen herbal tidak pernah dicoba.

So far yang saya jaga adalah pola makan dan kesehatan saya saja.

Yang pasti minum air putih saya banyaaaaakk.

Saya kebiasaan menulis setiap hari makanan yg saya makan dan obat kimia ato herbal yg saya minum dan gejala yg timbul sih.

ADUH, kok jantung berdebar debar begini ya?

Saya pertama kali juga sama kok. Akhirnya berangkat ke UGD jam 22.00 WIB untuk periksa. Karena pada saat itu jantung berdebar kencang dan keringat dingin serta sesak nafas

Dan itu hal yang benar dilakukan. Karena pada serangan awal kita tidak tahu yang kita derita apa. Jadi pergi ke rumah sakit atau dokter adalah sesuatu yang WAJAR dan HARUS dilakukan.

Setelah dilakukan pengecekan. Lho kok di EKG normal jantungnya. Meski tekanan darahnya sampai 160/90 yang berangsur angsur turun setelah 5 menit ke normal.

Dan ditanya oleh dokter UGDnya dan diinformasikan ini hanya psikosomatis dan diberikan penenang dan obat lambung.

Dan kejadian UGD itu terulang sampai 3 kali dalam 1 bulan, dan ditemukan tidak apa apa terhadap pemeriksaan jantungnya.

Nah baru setelah itu dicek lebih lanjut....

TUHAN, tolong saya.....

Ini seruan saya. Dalam kondisi saya down, dan gelisah. Susah kalau sudah kondisi ini.

Pertolongan awal saya adalah mencegah produksi asam lambung berlebih, sehingga saya minum tuh ranitidine. Karena bila asam lambungnya berlebih. Muncul dah gejala gejala lain.

Dan kemudian saya mencoba menenangkan diri dengan berdoa. Dan mohon kekuatan dan hikmahnya dalam menjalani penyakit ini.

Akhir kataa.....

Tetap semangat buat kita semua. Usahakan jangan cemas. Gelisah. Dan lebih tenang dan berserah pada TUHAN.😁

GEJALA GERD - APA SAJA SIH ? -

Rabu, 6 Juli 2016

Sampai dengan hari ini, saya sudah hampir 5 bulan bersahabat dan bekerjasama dengan tubuh saya yang mengidap GERD ini. Susah duka dijalani bersama 😋 . Dan kambuh atau tidaknya ditentukan oleh apakah saya bisa menjaga pola makan dan mengelola pikiran saya.

Sering sekali bertanya.... kapan ya bisa sembuh total ? Kok aku bisa kena sih ? Dan pertanyaan pertanyaan lain. Kalau pertanyaan ini akan saya bahas di tulisan saya yang lain ya.....

Nah, saya mau share tentang gejala GERD yang saya alami. Dan mungkin ada gejala GERD secara umum yang tidak saya alami, karena tiap orang berbeda tubuhnya.

Saya mau kategorikan menjadi 3 kondisi gejala, sehingga saudara yang membaca bisa tahu dan sadar bahwa saudara tidak sendiri. Ada saya yang juga terkena GERD ini dan ada saudara yang lain yang menderita.

Kondisi ini mungkin berbeda beda, dan saya kategorikan ini berdasarkan apa yang terjadi pada tubuh saya dan saya kategorikan berdasarkan dari waktu sering atau tidak terjadi

Kategori :
1. SERING
     Kategori ini sih terjadi paling tidak dalam 1 hari itu bisa terjadi lebih dari sekali. Dan tidak ada batas maksimal.

2. LUMAYAN
    Kategori ini saya pakai dengan kata lumayan karena untuk mendeskripsikan setengah sering dan setengah jarang. Jadi bisa terjadi dalam 2 hari sampai 1 minggu baru kejadian. Kejadiannya cuma sekali terjadi atau dua kali terjadi tapi tidak banyak. Biasanya ini terjadi karena stress atau pola makan tidak benar

3. JARANG
     Kategori ini terjadi bila lebih dari 1 minggu ( bisa 1 minggu lebih) baru terjadi. Biasanya terjadi karena stress, pressure pekerjaan, mendengar berita/informasi darurat, mengerikan, menyebalkan, buat kaget, dan ya..... yang bikin jantung berdebar.

Baiklah saya mulai :
1. Kepala pusing. JARANG
2. Perut bunyi krucuk krucuk, padahal sudah makan. LUMAYAN
3. Kesemutan di badan. Kadang kaki, Tangan. LUMAYAN
4. Muntah. TIDAK PERNAH
5. Mual. LUMAYAN
6. Bersendawa ato glegekan. SERING
7. Jantung berdebar. JARANG
8. Perut kembung dan terasa seperti ketipung. LUMAYAN
9. Mulut pahit. JARANG
10. Dada sisi kiri (Area Jantung) sakit seperti tertusuk. SERING
11. Dada sisi tengah ( Area Paru paru) sakit seperti tertusuk. LUMAYAN
12. Ulu hati sakit. LUMAYAN
13. Tenggorokan terasa panas. JARANG
14. Punggung kerasa sakit, seperti tertusuk dari belakang. JARANG
15. Tenggorokan sakit/gatal. JARANG
16. Letih/lesu. LUMAYAN
17. Mengantuk ( tiba tiba ngantuk padahal tidur cukup). LUMAYAN
18. Perut kiri bawah, lambung perih. LUMAYAN
19. Menguap (pernah menguap 20 kali dalam 1 jam, tapi tidur cukup). LUMAYAN
20. Gelisah. JARANG
       *dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan
21. Badan terasa panas. JARANG
22. Badan kedinginan dan menggigil. JARANG
23. Sesak nafas. JARANG
       * dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan
24. Kentut ( karena perut penuh/kembung). SERING
25. Cemas. JARANG
       * dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan.
26. Mata kabur.
       *agak susah deskripsikan ini dengan baik, karena saya baru bulan April ini didiagnosa minus 0,5 di mata kanan dan kiri. Jadi pakai kacamata sekarang. Namun kalau kaburnya melihat jarak dekat. Kurang dari 2 m. TIDAK.

Sementara ini ada 26 gejala yang bisa saya ingat atau tuliskan sekarang. Apabila ada gejala baru yang saya alami atau ingat. Nanti coba saya update.

Semoga ini bisa membantu saudara juga. Dan perlu saudara ingat. Ketika saudara mengalami hal ini, pastikan saudara mempunyai hubungan yang baik dengan dokter pribadi anda ( yang tahu jelas anda kena GERD) sehingga bisa memberikan informasi yang baik.

Dan jangan justifikasi penyakit anda atau digenerelalisasi. Pergilah dan konsultasi dulu ke dokter sampai dokter melakukan diagnosa yang benar.

Semoga kita tetap sehat yaaaa..

Salam