Minggu, 14 Januari 2018

GERD -PERJALANAN HAMPIR 2 TAHUN-

Update Ini saya Tulis per tanggal 14 Januari 2018

Bila saudara bertanya-tanya bagaimana kabar saya dalam menjalani kehidupan bersama dengan GERD ini sampai sekarang ? Kondisi saya baik dan sehat. GERD masih bersama dengan saya, dan saya menjalani nya dengan penuh rasa syukur. Berat badan saya yang turun lebih dari 10 kg, kembali lagi secara bertahap dan saya naik 5 kg. :)

Di tahun 2018 GERD ini saya alami hampir 2 tahun, dan bila ditanyakan apakah bisa sembuh ? Saya agak ragu menjawabnya. Namun saya mencari bagaimana efek GERD ini tidak terlalu muncul setiap saat. Tapi kalau muncul, bagaimana bisa supaya segera hilang efeknya. Itu saja.

Jadi yang menyebabkan sering muncul apa sih ?

STRESS

Nah ini, yang bisa di manage, dan meski sudah dimanage dengan baik. Entah kenapa ya kadang , gejala GERD itu muncul juga. Ya kalau itu muncul, ya sudahlah, mau diapain lagi. Dijalani saja dengan baik.

PEDAS

Karena sudah jatuh hati dengan bumbu PEDAS ini, ya bagaimana juga ya efeknya bila memang sudah makanan pedas, ya harus ditanggung. Memang saya makan makanan pedas tapi tidak sampai ekstrim banget. Seperti Mie Goreng dengan cabe 100, atau makan ayam goreng punya Rich***se yang Level 5. Pedasnya paling cabe satu atau dua saja, dan saya berikan jeda juga.Tidak tiap saat makan pedas. Jadi kalau sudah makan pedas pagi hari, ya baru dua atau tiga hari saya berani makan lagi. Males kan kalau gejala GERDnya kambuh tiap hari.. 

Itupun juga kalau saya makan pedas hari ini, besoknya (biasanya pagi) kumatnya. 

LEMAK

Ya hampir sama ini kasusnya dengan makanan PEDAS yang saya utarakan di atas.

Sehingga menurut saya 3 hal utama itu yang menyebabkan saya kambuh kambuhan juga. Terus apa yang saya lakukan dalam membuat badan saya prima.

OLAHRAGA
Olahraga masih saya lakukan setiap hari, berjalan kaki atau berlari keliling komplek selama 30 menit.
Mungkin perlu tambahan sepertinya jamnya....

SUGESTI
saya mensugesti tubuh saya bahwa kondisi saya tidak apa-apa. 

Nah itu saja yang bisa saya bagikan sekarang ini, tentang kondisi saya. Semoga teman-teman yang diluar sana yang membaca blog saya ini tidak patah arang bila terkena GERD dan tetap mensyukuri apa yang ada. 

Oh ya, beberapa teman saya di kantor dan adik ipar saya juga mengalami GERD juga, dan saya berpikir wah banyak juga sekarang yang terkena GERD. Sering saya dijadikan tempat konsultasi, namun yang paling saya suka yaitu ketika saya bisa tertawa ketika saya menceritakan kumat kumat-an saya kepada teman teman itu. Dan mereka juga bisa tertawa dengan penyakit GERD ini.

Gak usah dipikirn macam-macam, cuma lambung kita yang agak lemah kok. :)

Salam sehat