Senin, 10 Oktober 2016

BE POSITIVE -GERD-

Senin, 10 Oktober 2016

Halo saudara,
Apa yang saya rasakan sekarang..... ?
Sebagai penderita GERD, mungkin banyak hal yang kita rasakan dalam 1 hari. Saya pernah sharingkan apa yang saya alami dalam 1 hari, silakan dapat membaca dalam post saya sebelumnya.

Setiap hari pasti ada yang kita rasakan gejala - gejala GERD, baik yang diakibatkan oleh psikosomatis atau secara fisik. Dan hal ini sering mengganggu pikiran kita, kenapa sih penyakit ini, kok tidak sembuh sembuh, padahal sudah upaya banyak untuk menjaga kesehatan lambung kita dengan baik.

Nah, saya coba sharingkan satu hal yang menarik, yakni hal positif yang terjadi karena GERD ini. 

1. BERSYUKUR
    Sudah deh. Gak usah dipikirin dalam dalam. Kenapa kok bisa kena penyakit ini. Ya karena tindakan kita yang lalu yang tidak jaga kesehatan dengan baik. TITIK. Dan itupun tidak bisa merubah apa yang sudah terjadi. 
     Belajar ikhlas atau menghitung apa yang sudah Tuhan beri. Pertama tama susah memang. Namun ada waktunya untuk bangkit kan. Nah ini saatnya. Syukurilah kalau saudara terkena dan dengan sadar mengakui kalau pola kesehatan yang lalu mungkin tidak benar menjalankan. Dan jalani untuk kehidupan yang lebih sehat.
      
2. POLA YANG LEBIH SEHAT
    Terus terang dengan penyakit ini, saya belajar memilah-milah makanan yang saya makan. Ya karena tidak mau tersiksa sih nantinya. Menjauhi pantangan.

3. SHARING
    Hal yang paling menyenangkan menurut saya, adalah menceritakan tentang kisah GERD ini kepada orang lain, yang tujuannya adalah supaya orang lain tidak terkena hal yang sama dengan kita. Dan apabila ada yang kebetulan memiliki penyakit yang sama dengan kita, kita makin senang karena bisa saling mensupport, dan menanyakan gejala  gejala yang mungkin kita rasakan tapi orang lain tidak merasakan.
    Akibat sering cerita ini, maka teman teman kantor sering tanya, kalau perut sisi kiri sakit, kemudian kembung, dan lain lain, maka saya bisa sedikitnya mengetahui bahwa ini ulah asam lambung.

Dan menurut saya banyak sekali hal yang terjadi yang bisa kita ambil sisi positifnya. Dan perlu diingat bahwa kita harusnya BERSAHABAT dengan penyakit GERD ini, dan berdoa apabila Tuhan mengijinkan kesembuhan terjadi, maka penyakit ini bisa sembuh selama kita bersedia untuk menjaga kehidupan kita.

Selamat menikmati hari dengan SEMANGAT baru dan POSITIVE THINKING

Kamis, 18 Agustus 2016

GERD - POLA HIDUP JULI -

Hai saudara saudara,

Apa kabar ? Semoga selalu sehat dan tetap semangat. Kali ini saya mau melakukan update apa yang saya lakukan selama bulan Juli sampai dengan Agustus 2016 ini.

Untuk GERD ya bisa dikatakan saya masih sering terjadi gejal gejala yang saya utarakan di bulan Juli kemarin, belum bisa dikatakan membaik, namun mengarah ke lebih baik.

Adapun hal-hal yang saya lakukan dalam 1 bulan ini saya coba ceritakan :

A. OLAHRAGA

Setiap hari jam 04.30 WIB untuk dapat melakukan olahraga ringan, yakni jalan kaki keliling komplek rumah selama 30 menit. Syukur dengan memiliki Smartphone, kita bisa punya data yang baik untuk riwayat jalan saya. Sehari-hari saya menempuh 2,75 km dengan kalori yang terbakar sekitar 260 kkal.

Memang ini awalnya membuat tersiksa, karena subuh-subuh harus bangun lebih awal, olahraga. Diluar masih gelap gulita, sudah jalan keliling. Namun saya mau melakoninya ya supaya ingin lebih sehat lagi, dan sebisa mungkin gejala GERD makin berkurang. Apabila memang pagi hari berhalangan, karena hujan atau kecapekan. Sebisa mungkin sorenya masih bisa olahraga (Catatan : Bila Sabtu atau Minggu, kalau hari kerja.... ya bolos olahraga deh karena capek)

Saya lakukan hal setiap hari... dan efeknya lebih segar di saat kerja, dan jam tidur menjadi lebih cepat. Jam 2130 sampai jam 2200 sudah mengantuk dan ingin tidur.

B. MAKANAN 

CUKA APEL
Saya mencoba minum campuran 1 sdm cuka apel dan 1 sdm madu dengan segelas air hangat setiap hari. Saya menggunakan BRAAG APPLE VINEGAR dari Amerika yang ada dijual di Supermarket Import, ya memang harganya mahal dibandingkan dengan cuka Apel biasa, namun patut dicoba untuk kesembuhan.

Setelah minum, efeknya apa ? efek pertama kali ketika meminum adalah dada kok terasa sesak, pengen sendawa terus, jadi terasa kok malah membuat jadi parah. Namun saya berdoa, bila Tuhan ijinkan terapi cuka apel ini menjadi salah satu media kesembuhan, biarlah saya menjadi lebih baik. Dan memang saya sudah mengkonsumsi 1 bulan, tubuh saya bisa menerima hal ini. Dan bila saudara mencoba silakan dilihat dulu, karena tubuh kita berbeda, sehingga hasilnya bisa berbeda.

SAYUR & BUAH

Jumlah sayur dan buah yang saya konsumsi diperbanyak, dan porsi daging menjadi lebih sedikit. Sebisa mungkin dalam 1 hari saya harus makan buah dan sayur. Sebisa mungkin memasak sendiri sayur, dan biasanya saya rebus atau kukus 1 menit kemudian saya buat cah.. seperti kailan, sawi, dsb. Cukup menggunakan bawang putih, garam secukupnya, dan minyak zaitun.

Untuk buah saya menghindari buah buahan yang asam, seperti jeruk. Untuk buah yang asam seperti kiwi, anggur, dan yang lain saya tidak makan, takut kalau kumat nih. Nah bagaimana dengan lemon ? Lemon yang diperas katanya dapat membantu penurunan asam lambung karena zat basa. Saya sudah pernah coba perasan lemon dicampur dengan air hangat atau minum air dengan lemon. Dan efeknya..... tetap ada (kumat asam lambungnya). Saya pernah membaca di artikel luar negeri, bahwa lemon pun tetap asam. Jadi dihindari saja. Berhubung tubuh tidak bisa kompromi dengan lemon dan sejenisnya. Ya sudah dilewatkan saja buah ini.

KEJU & COKLAT & BERLEMAK

Kombinasi yang enak ini saya coba untuk kurangi habis habisan, dan susah banget.... soalnya agak susah cari yang benar benar gak ada keju dan coklat di biskuit, kue. Ya memang untuk supaya mencegah makan sedikit namun teratur seringkali makanan seperti kue, crackers dsb itu yang paling cepat dan siap.

Saya mencoba mengganti dengan makan semacam fruitbar atau roti marie regal itu, cuma konsumsinya cukup 1 potong atau 3 pc roti marie regal. Sebisa mungkin ngemil buah, tapi kalau terpaksa ya makan fruitbar itu.

Untuk jenis jenis kue atau tart yang manis, atau eskirim saya hindari habis habisan. dan masih bisa menahan diri untuk tidak tergoda.

GORENGAN

Apabila harus makan gorengan, saya upayakan tidak makan gorengan dahulu. Seperti pastel goreng, ote ote dan sebagainya. Kalau memang mau makan gorengan saya memilih untuk menggoreng sendiri, misalnya ayam goreng atau apapun itu. Memang bila kondisi TERPAKSA, dan NGEBET. Biasanya kalo edisi NGEBET ini yang bikin susah, karena sudah pengen banget. baru akhirnya makan, dengan resiko kalau kumat ya salah sendiri.

Untuk minyak yang saya gunakan, bila memang deep fried saya akan pakai minyak sawit, dan maksimal 2 kali gorengan, kemudian saya buang. Dan setelah itu menggunakan kertas penyerap minyak untuk menyerap minyak. Nah kan jadi ribet kan kalau menggoreng. Bila untuk menumis, saya akan menggunakan minyak zaitun yang extra virgin olive oil. Bedanya apa extra virgin olive oil dengan olive oil lainnya. Dari artikel di Internet extra virgin olive oil itu hasil penyaringan pertama dari pengolahan olive oil, dan lebih baik. Tapi terserah selera saudara menggunakan yang mana.

DAGING AYAM & DAGING SAPI, IKAN AIR TAWAR & SEAFOOD

Untuk daging, saya berusaha untuk mengurangi, terutama untuk daging merah dan seafood. Untuk seafood, jenis udang, kepiting, cumi cumi sudah saya tinggalkan. untuk pilihan ikan, masih pilih pilih, bila Salmon masih saya makan, namun dalam 1 bulan ini saya belum makan salmon. Ikan dory masih saya makan, dan tidak berefek buruk kepada lambung.

Untuk daging merah, saya usahakan bila ada pilihan lain saya tidak makan daging merah (sapi, kambing, dsb). Dan makan soto daging benar benar saya stop total. Bila saya makan kemarin ini cuma pas acara ulang tahun saya, makan steak tenderloin. Setelah itu mandeg (berhenti) , untuk jangka waktu yang lama.

Daging ayam, saya usahakan makan pilihan dada ayam. Dan sebisa mungkin dimasak sendiri dengan grill. dan menghindari gorengan.

Untuk pilihan ikan air tawar, saya pernah memakan gurami tim kecap, dan hasilnya baik baik saja.

PEDAS

ini salah satu kelemahan saya, kadang kadang bila edisi ngebet, ya akhirnya makan sambal pedas. Namun saya coba kendalikan, yakni sedikit saja, dan apabila sudah makan sambal di 1 hari, maka saya berikan jarak agak jauh untuk tidak makan sambal lagi. Namun ya jujur saja, kadang 2 hari berturut turut makan/mencicipi sambal atau makanan yang pedas. ya kembali lagi, efeknya pasti ada, cuma tidak parah.

D. OBAT

Saya menjalani terapi obat Ranitidine, 1 hari 2 kali yakni pagi dan malam dengan teratur. dan memang meski minum obat, bila namanya makanan dan tubuh tidak dijaga, ya tetap bisa kumat.

C. STRESS

ini yang bikin deg deg seer tiap kali, karena bila stress , maka kerasa tidak kerasa, pasti ada efek di asam lambung, terus terang saya agak susah mengelola stress ini. Saya berupaya untuk meyakinkan diri sendiri bahwa tetap tenang, tapi namanya pikiran masih jalan sehingga ya.... ada efeknya asam lambung. Upaya terakhir saya selalu dengan doa kepada Tuhan untuk diberikan hikmah dalam menjalani kehidupan dan permasalahan yang ada dan terjadi.

Untuk mencegah stress ini saya berupaya untuk lebih menjalani kehidupan dengan syukur dan kepala dingin. Dan berusaha untuk lebih tertawa, memberikan kejutan kejutan kecil yang membuat orang senang, berupaya untuk lebih senang. Karena hati yang senang adalah obat. Dan implikasinya asam lambung jadi semakin berkurang. Amin

Nah sekilas hal yang saya lakukan selama 1 bulan ini, dan kejadian menarik adalah ketika saya melakukan posting ini di google plus saya, eh saya dikontak teman komunitas saya di Bali, bahwa dia juga mengalami hal yang sama yakni GERD, dan baru saja sekitar bulan Mei terjadinya kejadian GERD ini.

Saya senang karena bisa saling sharing dan menguatkan serta berbagi tips. Dan harapan saya, saya juga belajar dari saudara apabila ada tips tips yang baik sehingga gejala GERD ini semakin berkurang. Semoga semua makin sehat.

Dan saya semakin lama semakin menjalani kehidupan yang sehat ini sangat penting. Saya juga baru saja melakukan check darah lengkap, dan kolesterol serta asam urat saya diatas batas normal, ini yang sedang saya kejar untuk bisa kembali ke batas normal. Dan cek ECG terakhir masih baik dan normal.

Untuk berat badan masih tetap di 88 kg, dan masih belum turun. :)

Terimakasih bro Rai atas supportnya . :)

#GERD


Rabu, 06 Juli 2016

GERD -ADA APA DENGAN SAYA ?-

Rabu,
6 Juli 2016

Tulisan ini saya mau dedikasikan untuk saya sendiri dan saudara-saudara diluar sana yang kadang merasa Gelisah dan Cemas dan merasa Sendiri.

Kenapa penyakit GERD ini terjadi di kehidupan kita.

Satu hal yang disadari atau tidak. Kondisi ini terjadi salah satu faktornya akibat gaya hidup kita yang mungkin sembrono dalam menjaga pola makan atau pola kesehatan tubuh kita.

Jadi mari kita bahas beberapa pertanyaan yang saya sering tanyakan diri sendiri. Saya mau share ini dengan gaya Suroboyo-an dan sedikit serius dan guyonan. (Biar bisa selalu tersenyum 😆 dan tidak STRESS)

Kenapa GERD bisa menimpa saya?

Ya bisa, namanya juga penyakit. Ingat nggak cara hidupnya bagaimana. Olahraga sering nggak.... jarang jarang juga kan.... lihat makannya makan apa saja? Gorengan, yang berkeju dan coklat bertaburan dimana mana. Apalagi kalau soto daging jeroan atau coto makassar. Wuduuuh enak banget daaaah..

Pedasnya sambal. Selalu bergelora di dalam lidah. Dan asemnya dan enaknya tom yam soup.

Buah ? Kelihatannya jarang deh dimakan. Ya kalau ada dan suka saja. Kalau durian atau jus alpukat sih oke saja. Langsung LAAAP dimakan.

Jadi saudara..... ini sudah kejadian. Sudah TERJADI. Jadikanlah suatu PELAJARAN untuk membuat kehidupan kesehatan kita lebih baik.

Yang belum olahraga. Marilah berolahraga tiap hari. Saya sendiri usahakan setiap pagi. Berjalan kaki keliling komplek kurang lebih 10 menit ( itu 0,8 km)

Yang gak suka makan buah dan sayur. Yuk tiap hari makan buah dan sayur. Paling enggak kalau makan ada sayurnya.

Yang suka makan keju dan coklat ataupun yang berlemak. Ayo dikurangi deh... boleh dimakan cuma porsinya dikurangi... lebih baik gejala tidak muncul kaaan. Daripada susah belakangan.

Yang doyan makan pedaaaaasssss... ayok di STOP dahulu. Saya doyan buuuuanget makan pedas. Nomer satu. Kalau gak pedas gak afdol. Makan mie level yg paling pedes. Makan ayam goreng (fried chicken) yang pedas. Akhirnya saya hentikan TOTAL dahulu.
Baru setelah 3 bulan baru berani mencoba lagi, namun porsinya sediiiikiit banget dan enggak sering sering.

Yang merokok dan mengopi. STOP juga. Saya tidak merokok dan bukan penggemar kopi juga. Kopi saya yang model sachet dan instan, dan diminum pas waktu mengantuk saja. Jadi buat hal ini saya tidak terlalu sulit sih.

GERD bisa sembuh gak sih ?

Ini pertanyaaan agak susah juga ya. Jujur saja kalau dari dokter saya infokan.

" Ya ini penyakit bisa kambuh kalau tidak menjaga pola makan dan kesehatan, jadi lebih baik BERSAHABAT dengannya. Dan tubuh kamu baik saja, hanya lambungnya yang kurang baik", kata dokter.

Saya setuju dengan hal ini, dan membuat sedikit rasa plong dan menerima penyakit ini dengan rasa syukur. Toh daripada dipikirin, ntar jadi gelisah, cemas.dan PANIC ATTACK terjadi.

Apabila ada saudara yang sudah sembuh, saudara patut bersyukur dan saudara bisa sharekan tipsnya apa sehingga saudara yang mau sembuh bisa terpacu untuk sembuh. Dan yang pasti saudara yang sembuh pasti memiliki disiplin yang kuat dalam menjaga pola makan dan kesehatannya. Karena saya juga tidak disiplin banget. 😥

Apabila saudara yang masih dalam proses PENYEMBUHAN dan PEMBELAJARAN. Yuk tetap semangat. Jangan putus asa. Memang susah, memang kadang kadang pengen berhenti, memang penuh derita. Tapi hidup harus dijalani kan...... dan ada saudara yang lain yang juga mengalami hal yang sama.

Kok susah ya dapat info yang jelas soal GERD di internet ?

Nah ini, saya mengalami hal yang sama. Karena yang saya baca di internet pembahasan hanya sepintas saja gejala,cara pengobatan, dan penanggulangan.

Seingat saya ada grup di facebook perihal GERD ANXIETY INDONESIA. Saya sih belum bergabung. Cuma saudara bisa bergabung karena disitu ada wadahnya untuk saudara yang saling share soal GERD ini.

Saya belum dapat jurnal kesehatan di luar negeri soal GERD ini juga. Pengen tahu juga sih pengobatan dan penanggulangan GERD diluar negeri seperti apa. ☺

Saya menulis blog ini paling tidak ada hal hal yang bisa membantu dalam menginformasikan GERD ini

Pengobatan kimia atau herbal yang bisa cepat ?

Saya agak susah jawab. Karena bukan latar belakang medis.

Pengalaman Saya konsumsi obat kimiawi. Ranitidine. Yang saya minum bila diperlukan saja, bila gejala timbul. Dan bisa 1 hari cuma minum 1 pc ranitidine dan paling banyak 3  pc dalam 1 hari.

Kalau secara herbal. Ya saya minum madu dan minyak zaitun di pagi hari 1 sendok makan tiap hari.

Minum temulawak (instan) juga jarang jarang.

Minum suplemen herbal tidak pernah dicoba.

So far yang saya jaga adalah pola makan dan kesehatan saya saja.

Yang pasti minum air putih saya banyaaaaakk.

Saya kebiasaan menulis setiap hari makanan yg saya makan dan obat kimia ato herbal yg saya minum dan gejala yg timbul sih.

ADUH, kok jantung berdebar debar begini ya?

Saya pertama kali juga sama kok. Akhirnya berangkat ke UGD jam 22.00 WIB untuk periksa. Karena pada saat itu jantung berdebar kencang dan keringat dingin serta sesak nafas

Dan itu hal yang benar dilakukan. Karena pada serangan awal kita tidak tahu yang kita derita apa. Jadi pergi ke rumah sakit atau dokter adalah sesuatu yang WAJAR dan HARUS dilakukan.

Setelah dilakukan pengecekan. Lho kok di EKG normal jantungnya. Meski tekanan darahnya sampai 160/90 yang berangsur angsur turun setelah 5 menit ke normal.

Dan ditanya oleh dokter UGDnya dan diinformasikan ini hanya psikosomatis dan diberikan penenang dan obat lambung.

Dan kejadian UGD itu terulang sampai 3 kali dalam 1 bulan, dan ditemukan tidak apa apa terhadap pemeriksaan jantungnya.

Nah baru setelah itu dicek lebih lanjut....

TUHAN, tolong saya.....

Ini seruan saya. Dalam kondisi saya down, dan gelisah. Susah kalau sudah kondisi ini.

Pertolongan awal saya adalah mencegah produksi asam lambung berlebih, sehingga saya minum tuh ranitidine. Karena bila asam lambungnya berlebih. Muncul dah gejala gejala lain.

Dan kemudian saya mencoba menenangkan diri dengan berdoa. Dan mohon kekuatan dan hikmahnya dalam menjalani penyakit ini.

Akhir kataa.....

Tetap semangat buat kita semua. Usahakan jangan cemas. Gelisah. Dan lebih tenang dan berserah pada TUHAN.😁

GEJALA GERD - APA SAJA SIH ? -

Rabu, 6 Juli 2016

Sampai dengan hari ini, saya sudah hampir 5 bulan bersahabat dan bekerjasama dengan tubuh saya yang mengidap GERD ini. Susah duka dijalani bersama 😋 . Dan kambuh atau tidaknya ditentukan oleh apakah saya bisa menjaga pola makan dan mengelola pikiran saya.

Sering sekali bertanya.... kapan ya bisa sembuh total ? Kok aku bisa kena sih ? Dan pertanyaan pertanyaan lain. Kalau pertanyaan ini akan saya bahas di tulisan saya yang lain ya.....

Nah, saya mau share tentang gejala GERD yang saya alami. Dan mungkin ada gejala GERD secara umum yang tidak saya alami, karena tiap orang berbeda tubuhnya.

Saya mau kategorikan menjadi 3 kondisi gejala, sehingga saudara yang membaca bisa tahu dan sadar bahwa saudara tidak sendiri. Ada saya yang juga terkena GERD ini dan ada saudara yang lain yang menderita.

Kondisi ini mungkin berbeda beda, dan saya kategorikan ini berdasarkan apa yang terjadi pada tubuh saya dan saya kategorikan berdasarkan dari waktu sering atau tidak terjadi

Kategori :
1. SERING
     Kategori ini sih terjadi paling tidak dalam 1 hari itu bisa terjadi lebih dari sekali. Dan tidak ada batas maksimal.

2. LUMAYAN
    Kategori ini saya pakai dengan kata lumayan karena untuk mendeskripsikan setengah sering dan setengah jarang. Jadi bisa terjadi dalam 2 hari sampai 1 minggu baru kejadian. Kejadiannya cuma sekali terjadi atau dua kali terjadi tapi tidak banyak. Biasanya ini terjadi karena stress atau pola makan tidak benar

3. JARANG
     Kategori ini terjadi bila lebih dari 1 minggu ( bisa 1 minggu lebih) baru terjadi. Biasanya terjadi karena stress, pressure pekerjaan, mendengar berita/informasi darurat, mengerikan, menyebalkan, buat kaget, dan ya..... yang bikin jantung berdebar.

Baiklah saya mulai :
1. Kepala pusing. JARANG
2. Perut bunyi krucuk krucuk, padahal sudah makan. LUMAYAN
3. Kesemutan di badan. Kadang kaki, Tangan. LUMAYAN
4. Muntah. TIDAK PERNAH
5. Mual. LUMAYAN
6. Bersendawa ato glegekan. SERING
7. Jantung berdebar. JARANG
8. Perut kembung dan terasa seperti ketipung. LUMAYAN
9. Mulut pahit. JARANG
10. Dada sisi kiri (Area Jantung) sakit seperti tertusuk. SERING
11. Dada sisi tengah ( Area Paru paru) sakit seperti tertusuk. LUMAYAN
12. Ulu hati sakit. LUMAYAN
13. Tenggorokan terasa panas. JARANG
14. Punggung kerasa sakit, seperti tertusuk dari belakang. JARANG
15. Tenggorokan sakit/gatal. JARANG
16. Letih/lesu. LUMAYAN
17. Mengantuk ( tiba tiba ngantuk padahal tidur cukup). LUMAYAN
18. Perut kiri bawah, lambung perih. LUMAYAN
19. Menguap (pernah menguap 20 kali dalam 1 jam, tapi tidur cukup). LUMAYAN
20. Gelisah. JARANG
       *dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan
21. Badan terasa panas. JARANG
22. Badan kedinginan dan menggigil. JARANG
23. Sesak nafas. JARANG
       * dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan
24. Kentut ( karena perut penuh/kembung). SERING
25. Cemas. JARANG
       * dulu awal sering. Sekarang sudah bisa mengendalikan.
26. Mata kabur.
       *agak susah deskripsikan ini dengan baik, karena saya baru bulan April ini didiagnosa minus 0,5 di mata kanan dan kiri. Jadi pakai kacamata sekarang. Namun kalau kaburnya melihat jarak dekat. Kurang dari 2 m. TIDAK.

Sementara ini ada 26 gejala yang bisa saya ingat atau tuliskan sekarang. Apabila ada gejala baru yang saya alami atau ingat. Nanti coba saya update.

Semoga ini bisa membantu saudara juga. Dan perlu saudara ingat. Ketika saudara mengalami hal ini, pastikan saudara mempunyai hubungan yang baik dengan dokter pribadi anda ( yang tahu jelas anda kena GERD) sehingga bisa memberikan informasi yang baik.

Dan jangan justifikasi penyakit anda atau digenerelalisasi. Pergilah dan konsultasi dulu ke dokter sampai dokter melakukan diagnosa yang benar.

Semoga kita tetap sehat yaaaa..

Salam

Gejala GERD -Kesemutan-

RABU, 6 JULI 2016

Saya menulis ini dengan kesemutan di tangan kiri dan hampir menyebar ke seluruh badan, dan jantung berdebar. Salah satu dari gejala asam lambung ini.

Untuk obat saya sudah minum 1 biji Ranitidine untuk mengurangi produksi asam lambung.

Kesemutan ini udah 3 hari ini terasa. Dan sangat tidak enak. Ketika browsing di internet eh kesemutan ini bisa gejala dari macam macam penyakit. Nah tambah bingung dan bikin cemas. Dan efek cemas adalah..... produksi asam lambung meningkat dan..... jantung berdebar debar.... dan PANIC ATTACK terjadi.

Saya deskripsikan dulu kesemutan yang terjadi :
1. Kesemutannya lebih ke arah seperti ditusuk tusuk kecil kecil di badan.
2. Kadang kadang di lengan, kadang kadang di telapak kaki, kadang di seluruh badan. Pindah pindah juga. 😏
3. Kerasa gatal pengen digaruk

Apakah hal itu wajar. Saya tidak tahu pasti. Namun dari dokter saya info itu biasa terjadi. Oh ya dokter saya adalah dokter internis yang juga menderita GERD.

Saya hanya disarankan minum obat saja.

Memang agak susah ya. Karena kita maunya instan dan cepat. Tapi kok gak sembuh sembuh. Saya merasa bahwa kejadian ini terjadi bisa disebabkan dua hal :
1. Stress pikiran
     ( ada faktor yang mendukung stress)
2. Tidak jaga pola makan
     ( banyak makan yang berlemak. Keju. Gorengan. Aduuuh...)

Jadi penanganan awal yang saya lakukan :
1. Minum obat yakni ranitidine itu
2. Saya berpikir dan bersugesti Ini karena asam lambung saja.

Toh pada saat ini terjadi.
* dada di tengah terasa sakit.
* perut bunyi krucuk krucuk
* sendawa ( meski tidak sering)

Jadi ini saya sharekan dahulu kepada saudara saudara. Biar saudara saudara yang menderita GERD tidak merasa sendiri. Karena saya juga merasakan. Karena kita sekarang hidup di dunia informasi. Jadi kita mencari apakah ada orang di sana yang menderita seperti kita. Dan merasakan hal yang sama.

Dan satu lagi yang penting. BERDOA pada TUHAN. Kiranya memberikan pemulihan dan kesembuhan. Dan kita juga menjaga kondisi kita untuk jaga pola makan dan hidup kita.

Salam 😊

Selasa, 17 Mei 2016

Usus Buntu OBSERVASI TAMBAHAN

Sudah 3 hari di rumah sakit. Saya stay... ciiieee stay.... bahasanya. Ya dibuat enak aja deh. Si kelas 1B, dimana disesuaikan dengan plafond asuransi aja.

1 kamar berisi 2 orang. Tetangga saya, adalah bapak yang seumuran dengan bapak saya terkena radang paru paru. Ya katanya dari keluarga efek dari merokok. Meskipun udah berhenti 5 tahun lalu. Tapi efek yang timbul tetap ada.

Jadi setelah 3 hari tidak ada perkembangan yang berarti. Efek nyeri masih ada dan badan demam hampir tiap hari. Akhirnya dokter meminta 2 observasi yaitu : pemeriksaan feses dan CT Scan.

Astaga apa lagi ini. Sudah mikir biayanya berapa pula. Apalagi CT SCAB.

Jadi pemeriksaan feses ini untuk mencari apa ada masalah di bagian ususnya. Mgkn ada radang. Iritasi. Tumor (nah ini yg bikin takut).

Untuk CT Scan memeriksakan lebih detail kembali apakah yg terjadi di usus buntu.

Feses dikumpulkan dalam sampel kecil saja. Saya sudah takut banget karena pada feses kok ada warna merah. Jangan2 darah. Pikiran saya kalut. Dan saya hanya menenangkan dengan berdoa. Tuhan saya tahu engkau jaga saya.

CT Scan dilakukan hari Sabtu. Sebelumnya perut saya dikosongkan dengan diberikan obat yg dimasukkan dari dubur. Suster menginformasikan ini dipersiapkan untuk urus urus. Pikiran saya ooo administrasi... ternyata urus urus itu obat pencahar. Urus urus itu dari murus (istilah bahasa jawa). #ealah

Oh ya di CT Scan saya juga diharuskan puasa makan dan minum sekitar 8 jam sebelumnya.

CT SCAN

Saya mengetahui bentuk barangnya. Dan dari lihat di tivi di film atau serial barat. Tapi masuk di dalamnya. .... pengalaman pertama.

Jadi saya diminta untuk mengganti dengan baju yang seperti baju operasi. Disitu saya dijelaskan bahwa untuk tindakan checking ini. Akan disuntikkan obat kontras dari lengan dan dari dubur.... (dubur lagi).

Yang dari dubur dimasukkan semacam selang begitu dan disuntikkan dan diminta untuk menahan supaya cairan tidak dikeluarkan selama CT Scan.

Dan obat injeksi dari lengan diinformasikan ketika disuntik akan terasa panas atau hangat badan.

Dan CT  Scan dimulai. Pertama dilakukan tes dahulu. Jadi menginjeksikan sedikit. Kemudian berbunyilah mesinnya. Mesinnya bunyi seperti bunyi mesin pesawat. Namun tidak seberisik itu juga.

Saya serasa mutan. Teringat film X-MEN. Dan tes dilakukan 3 kali dengan masuk dan keluar dari lingkaran mesin itu. Eh ternyata masih tes....

Tujuan tes supaya tahu apa ada masalah dengan obat di dalam tubuh kita. Dan kemudian saya diperiksa kembali.

Fiuuuuhhh... pemeriksaan yang panjang dan multiple ini membuat kondisi lelah. Pikiran. Psikis. Saya pengen sembuh dan pulang.

Hasil CT Scan tersedia jam 1800 WIB. Saya di CT Scan jam 1230 WIB dan kurang lebih 30 menit di ruangan tersebut.

Usus Buntu Kronis .... And Then ?

Melanjutkan hasil pemeriksaan apendictogram. Jam 1600 saya kembali ke lab. Dan dengan deg-deg an saya membuka hasilnya.

Hanya berharap memang bener usus buntu kronis. Dan syukurlah memang usus buntu kronis hasilnya.

Setelah itu saya menjemput istri dan bapak saya. Dan kemudian ke dokter internis.

Dan dokter internis menginformasikan. Sudab diopname saja. Dilihat 3 hari bila masih sakit dan tidak ada tanda tanda perubahan. Segera dioperasi.

3 hari nanti diobati dahulu dengan antibiotik. Dan nanti diobservasi lagi.

Malam itu juga hari Selasa tanggal 4 Mei saya meluncur ke Siloam. Masuk di UGD dan opname.

Kembali lagi merasakan infus setelah hampir 8 tahun tidak opname. Sakitnya itu.... haduuuhhh.

Rabu, 04 Mei 2016

Usus Buntu Kronis

Cerita berlanjut....

Akhirnya jam 1600, saya kembali ke lab untuk mengambil hasil. Nyetir mobil sendiri sambil sedikit meriang dan nyeri..

Masuk ke ruang lab sambil deg degan hasilnya apa. Dan ketika membuka hasil apendictogram. Ditemukan bahwa

APENDICITIS KRONIS.

Lega juga ketika sudah mengetahui hasilnya. Dan sy berangkat jemput istri dan bapak saya untuk ke dokter internis.

Dokter menginformasikan bisa ditreatment antibiotik 3 hari dengan opname. Bila tidak ada perubahan ya baru dijalankan operasi.

Malam itu juga saya meluncur ke UGD RS Siloam dengan surat rujukan dokter untuk mendaptkan treatment berikutnya.

Sharing aja sih. Kalau saudara saudara tidak memiliki asuransi kesehatan. Segera deh apply. Berguna banget. Dan itu diluar BPJS ya. Disarankan untuk punya. Paling gak bila umur saudara belum 30 tahun.bisa sisihkan 500 ribu perbulan untuk asuransi

Karea biaya kesehatan itu luar biasa besar.....

Selanjutnya adalah menunggu observasi dari dokter. Ngapain ini bil masih beelanjut keluhannya.

Selasa, 03 Mei 2016

Usus Buntu ?

3 Mei 2016

Pada saat cerita ini ditulis, saya sedang menunggu lab Parahita untuk pemeriksaan apendicogram.

Jadi pemeriksaan ini untuk mengetahui dengan pasti dan jelas apakah usus buntu kita radang atau tidak. Dan ini rekomendasi dari dokter setelah hasil lab dan USG keluar.

Keluhannya sih bermula seminggu yang lalu. Kok tiba2 perut sisi kanan bawah dekat pusar kok sakit. Tapi sakitnya timbul tenggelam. Dan intensitasnya gak selalu ada.

Saya pikir nih mungkin makanan gak beres atau efek GERD saya. Tapi kok tiap hari makin lama makin intens. Namun saya tidak mual ataupun sakit panas.

Memang gejala usus buntu yang terasa pada umumnya adalah perut kanan sakit, apalagi kalau sudah ditekuk kaki kanannya, mual, muntah dan sakit panas.
Kalau dari yg dibaca di internet sih ini yang kategori akut. Dan perlu tindakan segera yakni operasi.

Nah kalau saya. Kok ya gak sakit panas. Gak mual dan gak muntah. Apa ini sakit liver (hati) atau ginjal atau gimana nih ?
Dan saya baca juga bisa saja sakit usus buntu kronis. Dimana gejalanya samar samar.

Karena hampir 1 minggu dan masih berjalan, maka hari minggu siang kemarin saya coba untuk periksakan dengan masuk UGD di RS Premiere Surabaya.

SPOILER ALERT : siap siap uang banyak keluar ( sementara ini masih ikut asuransi kantor , syukurlaaah)

Jadi saya diperiksa disana dengan prosedur :

1. Keluhannya apa pak ? Perut sisi kanan sakit, ada diare baru hari ini.
2. Kemudian saya diminta menekuk kaki kanan saya . Dan kerasa sakit sih. . . Ouch.

Dokter jaga mengindasikan bahwa kemungkinan ini usus buntu. Beliau info kalau diperlukan tes darah, urine dan USG abdomen.

Nah berhubung hari minggu, yg ready cuma tes darah dan urinenya. Jadi akhirnya saya tes aja dulu.

Hasil tes kurang lebih 2 jam kemudian keluar, dan dokter melihat dari sel darah putih sudah naik. Dan dari urine normal.

Jadi tinggal cek USG saja.

Dan diberikan obat antibiotik. Obat mual dan asam lambung.

Senin kemarin, saya melakukan USG abdomen atas dan bawah di lab parahita (dengan pengantar surat USG dokter). Memang saya milih diluar RS karena untuk mengurangi biaya saja sih.

USG abdomen kurang lebih 630 ribu. Dan hasilnya ditunggu 10 menit sudah jadi.

Di USG dicek semua organ organ yang ada di perut. Liver (hati), pankreas, ginjal, empedu, dan tentu saja usus buntu.

Dari hasil USG ditemukan bahwa kemungkinan usus buntu awal, atau bisa jadi colitis. (Entah ini apa lagi ya ?)

Nah akhirnya dari internis diminta untuk melakukan apendicogram ini untuk memastikan.

Sebelum cerita apendicogram. Apa yang saya rasakan. Dari minggu sampai selasa ini.

1. Nyeri di sisi kanan makin sering terasa
2. Badan meriang ( terasa panas) lebih sering tapi tidak sampai panas temperaturnya. Sekitar 36.4 - 36.8 saja
Dan tidak mual juga
3. Nafsu makan agak sedikit berkurang

Lanjut ke Apendicogram.

Saya balik lagi senin sore ke lab parahita untuk mendapatkan informasi tentang apendicogram. Biaya appendictogram ini sekitar 600 ribu Dan saya coba search dulu di internet pengalaman dari yang sudah melaksanakannya.... supaya bisa prepare juga sih.

Apendicogram ini kita diberikan bubuk Barium (bubuk putih) seperti tepung. Dan diminta kita meminumnya jam 12 malam karena untuk dilakukan pengecekan dengan rontgen jam 7 pagi.

Jadi bubuk dilarutkan di air hangat. Bubuk sudah ada takarannya. Dan dihabiskan. Rasanya seperti minum santan kelapa gitu. Gurih gimana gitu.

Dan diharuskan puasa minum dan makan dan buang air besar sampai pemeriksaan. Yang gak oke itu kan buang air besarnya karena kebiasaan saya kalau setiap pagi sudah wajib setor. Hehehe

Terus terang tidur jadi enggak nyaman karena kepikiran appendictogram pagi hari.

Singkat cerita saya melakukan rontgen dan difoto denga 6 gaya...... yakni :
1. Terlentang ( difoto 2 kali)
2. Miring kanan
3. Miring kiri ( difoto 2 kali)
4. Tengkurap

Nah di sesi foto itu. Ada alat bantu yg ditaruh di sekitar perut. Nah pas yg kena area usus buntunya. Astaga nyut nyut an....

Kata mas yg jaga di labnya ini supaya mendapatkan gambaran yg jelas untuk kondisi usus buntunya. Oh ya cairan yg kita minum gunanya untuk melihat ketika di rontgen itu apakah cairan itu mengalir ke usus buntu tersebut atau tidak.....
Waktu untuk rontgen ini kurang lebih 20 menit. Dan ruangannya dingin banget.

Hasil dari rontgen diambil sore. Sekitar jam 1600 WIB. Jadi deg deg an tunggu hasilnya...

Selasa, 15 Maret 2016

Kentut

Salam saudara saudara

Apa kabar semuanya semoga saudara dalam kondisi yang sehat dan mental yang baik ?

Kenapa mental yang baik. Karena bila mental saudara tidak baik. Maka efeknya pasti asam lambung naik dan untuk selanjutnya bisa diketahui kan efek nggak enaknya apa saja.

Saya mau cerita soal kentut akibat GERD. dan kentut ini memang sering terjadi. Efek gas yang ada di perut. Dibuang dengan sendawa dan kentut. Saya tidak tahu secara kedokteran benar atau tidak. 😄 (maafkan pak dokter... )

Sebagai pegawai dan apalagi sering ikut meeting. Notabene kentut di khalayak umum pasti berbahaya, terutama di ruang tertutup dan banyak orang.

Saya sering keluar dari ruang meeting untuk sekedar kentut. Dan notabene ketika perjalanan menuju ke toilet. Lepaslah gas kentut itu. (Dan bau. 😝) gak bisa ditahan lama.

Dan kadang diledekin. Beser ya. Saya cuma mengangguk dan menjawab " ho'oh". Daripada seruangan meeting bau kentut....

Pernah kejadian yang non kentut terjadi....

Suatu ketika di meeting besar dengan anak buah dan atasan saya. Saya lupa mematikan suara dan notifikasi aplikasi walkie talkie saya.

Dan ketika di tengah keseriusan meeting.... tiba tiba berbunyilah hape itu
" ba ba ba... ba ba banana.... " lagu banana minnion menggelegar.... dari aplikasi wwalkie talkie

Astaga satu ruangan melihat saya dan muka saya sudah merah padam dengan tersenyum kecut. Dan tertawalah satu ruangan dan saya diledekin....

Ternyata nun jauh di surabaya timur. Teman saya iseng iseng mencoba aplikasi itu dan mengirimkan lagu banana....

Saya ceritakan pengalaman itu dan dia tertawa terpingkal pingkal dan selalu menggoda saya... kamu lagi meeting gak ? ( huh 😤 )

Balik ke kentut. Saya tidak mau kentut me jadi penyebab saya dilirik oleh peserta meeting.

Tapi namanya kentut itu tidak bisa ditahan. Suatu ketika saya kena karma gara gara kentut.

Kantor saya di lantai delapan. Dan satu ketika saya turun naik lift ke lantai dasar untuk suatu keperluan. Timbullah hasrat pengen kentut itu.

Karena sendirian. Ketika pintu lift sudah tertutup. Saya dengan puas melepas gas kentut itu. Dan beberapa detik kemudian bau agak semriwing itu tercium.

EH. tiba2 bunyasuara denting bel terdengar. Saya melihat lift berhenti di lantai 5. Aduh gawat....

Pintu lift terbuka. Dan masuklah seorang mbak ke dalam lift. Saya sudah lemes saja berdiri di pojok lift. Aduh mati ini...

Akhirnya dengan membuka muka agak2 gak nyaman karena bau kentut saya melancarkan aksi saya yg bila dilihat si mbak ini. Ooo pasti bukan orang ini yang kentut.

Waktu menuju ke lantai dasar terasa lama sekali pada waktu itu.

Dan ketika sampai di lantai dasar. Si mbak ngacir duluan ketika pintu lift terbuka. Saya juga ikutan ngacir.... (padahal pelakunya saya)

Jadi pesan saya. Hati hati. Jangan kentut sembarangan dan pastikanlah bahwa anda kentut di toilet atau di area yang sepi orang.

Kentut anda bisa mematikan. 😆

Minggu, 28 Februari 2016

Catatan Harian

28 Februari 2016

Salam, apa kabar saudara saudara. Semoga sehat selalu, dan tetap jaga kesehatan. Bagi mereka yang masih badan dan tubuh masih sehat. Jagalah kesehatan dengan baik.

Dan untuk saya dan rekan rekan yang sedang mengalami tantangan kesehatan. Mari kita tingkatkan kesehatan kita dengan pola hidup dan makan yang baik.

Sudah 2 minggu ini masih njalanin pola makan teratur. Olahraga teratur dah 1 bulan. Dan untuk melihat reaksi reaksi makanan terhadap kondisi GERD ini. Jadi saya menulis setiap kali makanan dan reaksi yang terjadi setiap hari.

Obat yang diminum. Makanan yang dimakan. Jamnya kapan. Yang akhirnya bisa saya pakai untuk jenis makanan apa saja yang menimbulkan efek kambuh dan tidak.

Cukup mudah karena menggunakan aplikasi google keep di handphone. Dan dpt tersimpan online.

Dan setelah 3 minggu menjalani, ya masih saja terasa efeknya. Karena selain makanan. Kadang pikiran juga bisa membuat efek Gerd muncul lagi

Jadi apa yang harus dilakukan adalah : JAGA kondisi dan ingat bahwa tujuan kita adalah SEMBUH.

Oh ya. Berat badan saya turun dari 97 kg menjadi 91 kg. Hampir 3 minggu ini. Harapan sih bisa turun sampai 85 kg. Atau ke berat badan ideal yaitu 75  s/d 70 kg.

Tapi yang penting SEHAT dulu aja. 😄

Sabtu, 20 Februari 2016

Aku dan GERD


20 Februari 2016

Ini hampir 3 minggu setelah serangan GERD pertamaku. Memang sebelumnya juga ada tanda tandanya. Cuma tidak dirasakan. Nah sekarang adalah yang benar benar dirasakan setiap saat.

Pengalaman pertama dulu ketika tahu ini GERD, mencari di internet. Apa sih nih GERD. Kenapa kok bisa kena GERD ? Tanda tandanya apa, karena tanda tandanya cukup heboh pada awal seperti dada sesak, nafas tersengal sengal, jantung berdebar debar, dada sebelah kiri seperti ada nyeri, mulut terasa pahit, sendawa dan kentut, letih dan lesu, sering menguap.

Banyak teman teman yang sharing perihal GERD ini, dan perjuangan masing masing dari mereka yang cukup tangguh, dan anda tidak sendiri.

Langkah pertama
Pergi ke dokter internis

ketika anda merasakan tanda tanda itu. pergi ke dokter internis atau spesialis penyakit dalam, ceritakan mengenai gejala gejala yang anda alami. Biarlah dokter yang memberikan diagnosa yang benar.

Langkah kedua
adalah jangan menjustifikasi sendiri bahwa anda sakit GERD.

Karena sebagian dari kita kan bukan dari jurusan kedokteran dan kita mencari tahu di internet, yang notabene banyak sekali informasi diluar sana. Kalo ada kesamaan tanda ya biarlah itu sebagai wawasan.

Langkah ketiga
Terimalah kondisi yang terjadi.

Ini yang bagi saya susah pada awalnya. Saya menanyakan kok bisa aku kena seperti ini ? Kok Tuhan gak sayang aku sih ? Aku kan masih muda Tuhan. Dan pertanyaan yang lain lain.

Saya menemukan jawaban yang gampang. TUHAN SAYANG AKU. Karena Tuhan sayang maka :
1. Masih muda kena begini, supaya pola hidup kita tidak ngawur. Makan semua dan kadang berlebih. Eits. STOP, yok sini hidup sehat
2. Ajar kita untuk lebih dekat dengan Tuhan, "hati yang gembira adalah obat", saya setuju dengan pernyataan ini dan Tuhan ajarkan kita untuk mensyukuri setiap hal.

Kenapa saya bilang gampang. Ya karena cuma itu jawaban yang bisa membuat kita maju untuk menerima kondisi ini. Ya saya maunya SEMBUH. Jadi kalau mau sembuh ya harus maju. Kalau mau gelibat gelibet (hehehe saya orang surabaya jadi pake istilah ini) atau istilahnya ribet dan muter muter melulu. Ya monggo silakan. Cuma gak enak lho kalo gak Move On. 😄

Langkah keempat
Yok mari kita coba jaga pola makan kita.

Emang gak enak. Saya yang doyan banget coklat dan keju dan masakan padang, pedas (ciiieee pedes tuh ueeenak pool) dan buanyaaak lagi tiba tiba harus STOP. Astaga dunia menjadi berhenti.

Saya doyan masak dan doyan makan jadi mesti harus STOP untuk makanan favorit saya. Sediiiiih banget.

Tapi tunggu dulu. Tujuan saya adalah SEMBUH. Ya tidak apa apa to kalo berkorban untuk lebih sehat dan SEMBUH. ( saya pakai kapital terus untuk SEMBUH, supaya kalau saya baca lagi blog ini ato anda baca inget tujuan utama apa : SEMBUH)

Nyatanya pikiran dan tubuh saya langsung bekerja dengan baik. Jadi kalo ada makanan pantangan langsung Emoh (gak mau). Asiiik. Defense Otomatis.

Langkah kelima
Jangan Stress

Ini yang susaaaaaaaaahhh banget. Mana bisa gak stress sekarang. Lah orang kerjaan numpuk, duit mepet, tagihan melanda, dan laen laen.

Inget pikiran bisa buat asam lambung produksi lebih banyak. Jadi harus gimana....

Dijalanin aja dengan rasa syukur dan belajar manajemen diri. Mana yang gak perlu dipikirin ama dibuang jauh-jauh. Mana yang perlu dipikirin trus didoakan untuk petunjuk Tuhan akan jalan keluar.

Saya gak ngomong gampang. Cuma ya kembali lagi. Aku mau SEMBUH !

Langkah ke enam
POSITIF THINKING
Kalau memang dokter anda ngomong ini karena asam lambung saja jadi.....

"Saya tidak sakit apapun, cuma kondisi lambung saya yang tidak bagus"

Quotes diatas dari dokter saya dan dokter saya juga cerita dia kena GERD. Hehehe.

Wah banyak sekali ya untuk tulisan pertama.

Semoga bisa membantu. Dan saya mau eksperimen nih untuk makanan yang DON'T and OKAY untuk yang kena GERD ini. Berhubung saya doyan masak. Dan pasti akan saya sharingkan disini.

Posisi saya sekarang sambil nulis perihal GERD ini, saya di salah satu toko buku cari buku soal buah, sayur dan makanan sehat. Yang nantinya saya bisa coba dan pakai disesuaikan dengan kondisi saya.

Salam.