Sabtu, 20 Februari 2016

Aku dan GERD


20 Februari 2016

Ini hampir 3 minggu setelah serangan GERD pertamaku. Memang sebelumnya juga ada tanda tandanya. Cuma tidak dirasakan. Nah sekarang adalah yang benar benar dirasakan setiap saat.

Pengalaman pertama dulu ketika tahu ini GERD, mencari di internet. Apa sih nih GERD. Kenapa kok bisa kena GERD ? Tanda tandanya apa, karena tanda tandanya cukup heboh pada awal seperti dada sesak, nafas tersengal sengal, jantung berdebar debar, dada sebelah kiri seperti ada nyeri, mulut terasa pahit, sendawa dan kentut, letih dan lesu, sering menguap.

Banyak teman teman yang sharing perihal GERD ini, dan perjuangan masing masing dari mereka yang cukup tangguh, dan anda tidak sendiri.

Langkah pertama
Pergi ke dokter internis

ketika anda merasakan tanda tanda itu. pergi ke dokter internis atau spesialis penyakit dalam, ceritakan mengenai gejala gejala yang anda alami. Biarlah dokter yang memberikan diagnosa yang benar.

Langkah kedua
adalah jangan menjustifikasi sendiri bahwa anda sakit GERD.

Karena sebagian dari kita kan bukan dari jurusan kedokteran dan kita mencari tahu di internet, yang notabene banyak sekali informasi diluar sana. Kalo ada kesamaan tanda ya biarlah itu sebagai wawasan.

Langkah ketiga
Terimalah kondisi yang terjadi.

Ini yang bagi saya susah pada awalnya. Saya menanyakan kok bisa aku kena seperti ini ? Kok Tuhan gak sayang aku sih ? Aku kan masih muda Tuhan. Dan pertanyaan yang lain lain.

Saya menemukan jawaban yang gampang. TUHAN SAYANG AKU. Karena Tuhan sayang maka :
1. Masih muda kena begini, supaya pola hidup kita tidak ngawur. Makan semua dan kadang berlebih. Eits. STOP, yok sini hidup sehat
2. Ajar kita untuk lebih dekat dengan Tuhan, "hati yang gembira adalah obat", saya setuju dengan pernyataan ini dan Tuhan ajarkan kita untuk mensyukuri setiap hal.

Kenapa saya bilang gampang. Ya karena cuma itu jawaban yang bisa membuat kita maju untuk menerima kondisi ini. Ya saya maunya SEMBUH. Jadi kalau mau sembuh ya harus maju. Kalau mau gelibat gelibet (hehehe saya orang surabaya jadi pake istilah ini) atau istilahnya ribet dan muter muter melulu. Ya monggo silakan. Cuma gak enak lho kalo gak Move On. 😄

Langkah keempat
Yok mari kita coba jaga pola makan kita.

Emang gak enak. Saya yang doyan banget coklat dan keju dan masakan padang, pedas (ciiieee pedes tuh ueeenak pool) dan buanyaaak lagi tiba tiba harus STOP. Astaga dunia menjadi berhenti.

Saya doyan masak dan doyan makan jadi mesti harus STOP untuk makanan favorit saya. Sediiiiih banget.

Tapi tunggu dulu. Tujuan saya adalah SEMBUH. Ya tidak apa apa to kalo berkorban untuk lebih sehat dan SEMBUH. ( saya pakai kapital terus untuk SEMBUH, supaya kalau saya baca lagi blog ini ato anda baca inget tujuan utama apa : SEMBUH)

Nyatanya pikiran dan tubuh saya langsung bekerja dengan baik. Jadi kalo ada makanan pantangan langsung Emoh (gak mau). Asiiik. Defense Otomatis.

Langkah kelima
Jangan Stress

Ini yang susaaaaaaaaahhh banget. Mana bisa gak stress sekarang. Lah orang kerjaan numpuk, duit mepet, tagihan melanda, dan laen laen.

Inget pikiran bisa buat asam lambung produksi lebih banyak. Jadi harus gimana....

Dijalanin aja dengan rasa syukur dan belajar manajemen diri. Mana yang gak perlu dipikirin ama dibuang jauh-jauh. Mana yang perlu dipikirin trus didoakan untuk petunjuk Tuhan akan jalan keluar.

Saya gak ngomong gampang. Cuma ya kembali lagi. Aku mau SEMBUH !

Langkah ke enam
POSITIF THINKING
Kalau memang dokter anda ngomong ini karena asam lambung saja jadi.....

"Saya tidak sakit apapun, cuma kondisi lambung saya yang tidak bagus"

Quotes diatas dari dokter saya dan dokter saya juga cerita dia kena GERD. Hehehe.

Wah banyak sekali ya untuk tulisan pertama.

Semoga bisa membantu. Dan saya mau eksperimen nih untuk makanan yang DON'T and OKAY untuk yang kena GERD ini. Berhubung saya doyan masak. Dan pasti akan saya sharingkan disini.

Posisi saya sekarang sambil nulis perihal GERD ini, saya di salah satu toko buku cari buku soal buah, sayur dan makanan sehat. Yang nantinya saya bisa coba dan pakai disesuaikan dengan kondisi saya.

Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar